Jumat, 05 Desember 2014

Historic Centre of Macau

Setelah Monte Forte dan Ruins of St. Paul's Cathedral ( Gereja Tua ), kita akan berjalan melalui jalan St. Dominic’s Church. Rua de S. Paulo (Dasanba) Street adalah nama jalan ini.
perjalanan menuju St. Dominic's Church kurang lebih 400 meter, tidak jauh bukan ??? jalan ini penuh sesak oleh turis, Jalan ini tidak lama tapi penuh toko-toko yang menjual sovenir dan makanan ringan lokal. Mereka memberikan begitu banyak contoh gratis, sebelum kamu benar-benar ingin membelinya.
Jalan ini bagian dari "Historic Centre of Macau", sebuah Situs Warisan Dunia UNESCO (2005). "Pusat bersejarah" terdiri dari lebih dari dua puluh situs yang menyertakan monumen, gereja, kuil, dan jalan. kita akan dapat dengan mudah menghabiskan sepanjang hari mengunjungi semua objek wisata di daerah. ikuti terus jalan ini, dan saat kamu menemukan petunjuk jalan ini
kita akan pergi menuju Casa De Lou Kau dan Igreja Da Se. Casa de Lou Kau, sebuah rumah dua lantai bata abu-abu, adalah salah satu dari sedikit rumah mewah gaya Xiguan masih berdiri di Macau, dan contoh utama dari Tiongkok campuran dan gaya arsitektur Barat unik untuk Macau. Lokasi rumah tua ini besar menggambarkan beragam profil sosial hadir di tengah-tengah kota kristian tua , di mana tempat tinggal tradisional Tiongkok ini ditemukan di salah satu gang dekat dengan Senate Square.
Dibangun pada tahun 1889, Casa de Lou Kau adalah rumah Lou Kau, seorang pedagang Tiongkok terkenal yang memiliki beberapa properti di kota. Meskipun Casa de Lou Kau adalah rumah khas Tiongkok, ornamen menunjukkan bahwa elemen desain Barat digabungkan.
Jendela cangkang tiram, tergantung gulungan,dan batu bata ukiran biasanya ditemukan di Provinsi Guangdong pusat.Sementara langit-langit palsu, kaca patri Manzhou jendela dan pagar besi mirip dengan yang di gereja-gereja di Macau, adalah karakteristik Barat. .
setelah kita mampir sebentar untuk melihat-lihat Casa De Lou Kau, sekarang kita menuju Igreja Da Se, Katolik Macau, umumnya menyebut gereja ini hanya "Cathedral".
Gereja Katedral termasuk dalam Daftar monumen bersejarah di "Pusat Sejarah Macau", pada gilirannya termasuk dalam daftar Situs Warisan Dunia UNESCO. Dia juga gereja ibu dari Paroki Katedral, salah satu dari enam paroki Keuskupan Macau. Sebelum transfer Makau ke Tiongkok (1999), di samping untuk melayani tugas keuskupan mereka, Katedral digunakan untuk "menobatkan" gubernur mendatang baru Portugal, bahwa ada akan menempatkan tongkatnya, simbol otoritas, patung Bunda Maria.
Gereja Katedral juga disebut "Gereja Nativity of Our Lady," dapat dilihat di pintu masuk utama terukir prasasti dalam bahasa Latin, dari: SSMV Mariae nascenti yang berarti, dalam bahasa Portugis, "Kelahiran dari Perawan Maria."
jika kamu seorang Katolik dan mengunjungi pada hari minggu, kamu bisa mengikuti kebaktian disana, asal kamu paham dengan bahasanya. kemudian kita bisa kembali melalui jalan tadi untuk menuju St. Dominic’s Church. Sejarah Gereja ini didirikan pada 1587 oleh tiga imam Spanyol Dominika yang tiba dari Acapulco, Meksiko.
Gereja ini pada awalnya dibangun pada kayu, maka nama lokalnya "Pan Cheong Tong" yang berarti "gereja papan kayu". Bagian dari UNESCO World Heritage Site "Pusat Sejarah Macau, itu juga menjadi tuan rumah sebuah museum seni sakral kecil dekat sakristi nya, dan buka 10:00-18:00 setiap hari. sepanjang jalan ini akan ada banyak toko dari toko baju sampai tas bermerek tapi jalan ini penuh sesak oleh para turis.
disini adalah pusat sejarah macau atau yang lebih dikenal dengan Sanmalo adalah sebuah lapangan ( alun-alun ) umum di Macau. Hal ini terletak di daerah pusat Semenanjung Macau.ini adalah salah satu dari empat kota terbesar di Macau.Termasuk Warisan Dunia UNESCO Daftar membentuk bagian dari Pusat Sejarah Macau.
Di pertengahan abad ke-16, Portugis mulai menetap dan perdagangan di wilayah barat daya dari semenanjung Macau. Macau kemudian berkembang menjadi pelabuhan utama di Cina terbuka untuk dunia luar sebelum abad ke-19. Itu juga merupakan pelabuhan internasional yang penting di Asia. Dengan kemakmuran dalam perdagangan internasional, Macau menarik lebih banyak orang untuk menetap di sana dari negara-negara di seluruh dunia. Orang-orang ini membawa budaya yang berbeda, kebiasaan sosial, dan agama mereka ke daerah ini dan membangun rumah, gereja, jalan-jalan, benteng dan bahkan kuburan. Daerah ini merupakan bagian inti dari apa yang sekarang disebut Pusat Sejarah Macau (Historic Centre of Macau). foto di bawah ini adalah The Holy House of Mercy of Macau (Portugis: Santa Casa da Misericordia) adalah sebuah bangunan putih bersejarah di Senado Square, Makau, Cina. Didirikan sebagai cabang dari Santa Casa da Misericordia, itu dibangun pada 1569 atas perintah Uskup Makau. Itu adalah klinik medis dan beberapa struktur kesejahteraan sosial lainnya pada awal Macau. Ini kemudian menjabat sebagai panti asuhan dan perlindungan bagi para janda pelaut hilang di laut.
disekitar alun-alun menampilkan tarian barong sai, patung-patung pohon natal atau lampion biasanya diadakan pada hari-hari khusus seperti Festival Musim Semi Cina, Imlek dan Natal.
di sebelah kanan adalah kantor pos umum, dan bangun itu membuat kita seakan-akan kita berasa di eropa.
dan sebelah kiri di belakang sebuah toko makanan lokal terdapat tempat sembahyang lokal, disini mereka bisa diramal,tentang kehidupan, kesehatan dan asmara serta terkadang akan di beri jimat mungkin sebagai penangkal, atau bisa jadi sebagai pembawa berkah
di depan adalah bangunan Leal Senado.
Gedung ini dahulu bernama Leal Senado, dewan senat ini dinamakan demikian larena menolak untuk mengakui kekuasaan Spanyol yang waktu itu menjajah Portugal tahun 1654 selama 60 tahun. Kemudian raja Portugal João IV, memutuskan untuk menamakan gedung ini LEAL SENADO dan memasang nama ini di sana, sebelum kemudian diubah menjadi IACM tahun 1999, ketika Macau dikembalikan kepada Tiongkok. Gedung ini selain menjadi perpustakaan, juga menjadi sidang-sidang perwakilan pada waktu itu. IACM adalah semacam Kementerian Dalam Negeri dalam suatu negara.
transportasi: Ambil bis No 3, 3A, 4, 8A, 10, 10A, 11, 18, 19, 21A, 26A, 33 bus ke Av. De Almeida Ribeiro (San Ma Lo).

Senin, 17 November 2014

Macau Museum ( Museo de Macau ) and Monte Forte (Fortaleza do Monte)

The Museum of Macau, dibuka pada tahun 1998, terletak di Monte Fort, menghadap Ruins of St. Paul's Cathedral . kamu dapat mencapai pintu masuk dengan belok kiri dari Ruins of St. Paul's Cathedral.
Selain itu, Museum dibangun di dalam benteng kuno, pada awal abad ke-17 ketika Yesuit membangunnya. Saat itu, Ruins of St. Paul's Cathedral tidak dianggap reruntuhan. Itu adalah sekolah, St. Paul College, hanya sebelah benteng. Sekolah ini dianggap sebagai universitas model barat yang pertama di Asia.
The Ruins of St. Paul's Cathedral adalah apa yang tersisa dari reruntuhan gereja. Perguruan tinggi tersebut berhubungan dengan gereja, yang memiliki nama yang sama. dan Ruins of St. Paul's Cathedral sisa-sisa gereja, menjadi tempat wisata yang terkenal dan identitas bagi Macau.
untuk segera sampai Macau Museum, kamu bisa lewat sebelah kiri jalan
Namun jika saat kamu berjalan naik ke Ruins of St. Paul's Cathedral ( Gereja tua ) pasti terasa melelahkan kamu bisa beristirahat sejenak di Monte Forte sambil menikmati pemandangan alam yang asri, kamu bisa ambil arah sebelah kanan, dan saat kamu melangkah maju kedepan kamu bisa melihat patung " Father Matteo Ricci "
Matteo Ricci lahir pada 1552 di Macerata, bagian dari Negara-negara Kepausan,Ricci mulai teologi dan hukum belajar di sebuah sekolah Jesuit Romawi. Ia masuk urutan 1571, dan pada 1577 ia diterapkan untuk ekspedisi misionaris ke India. Perjalanannya dimulai Maret 1578 di Lisbon, Portugal. Ia tiba di Goa, Portugis Colony, pada bulan September 1578. Empat tahun kemudian, ia dikirim ke Cina...... setelah itu kita bisa melewati jembatan kecil,
jika kamu datang saat musim panas, dijamin kamu akan merasa sejuk saat masuk kedalam, disinilah kamu bisa beristiraha sejenak, duduk-duduk sambil menikmati pemandangan alam
meski tempat ini terkesan sebagai tempat wisata, tetapi orang lokal masih bisa menggunakan tempat ini sebagai tempat olahraga, bermain saja atau sekedar tempat duduk-duduk untuk temu janji
jika kamu berjalan sampai di ujung, kamu akan menemukan anak tangga menuju ke atas, bagian luar Macau museum, dan bagian puncak Monte Forte.
jika kalian ingin mencoba silahkan saja, tapi perjalanan ini akan kembali ke awal perjalanan untuk sampai " Macau Museum "
Perencanaan untuk konstruksi dan pembangunan Museum of Macau dimulai pada bulan April 1995 Namun, pembangunan Museum Macau baru dimulai pada September tahun depan, 1996. Dan akhirnya, diresmikan pada 18 April tahun 1998, tepat 3 tahun setelah perencanaan. Luas total museum adalah 2.800 meter persegi dari yang sekitar 2.100 meter persegi ruang pameran. Ini tidak mudah untuk tersesat di Museum of Macau, tidak seperti museum lainnya. Pengunjung dapat memiliki banyak waktu menavigasi di dalam museum dan melihat interaktif dan salah satu dari jenis pameran. untuk sampai keatas kita akan menaiki dua eskalator.
didepan eskalator ada cafe kecil disana jika kamu merasa capek ingin minun atau makan dengan santai, kamu bisa mencobanya. atau kamu ingin sekedar membeli makanan yang tersedia untuk dibawa keluar, disana ada bak pau, dengan berbagai rasa
dilantai itu juga ada terdapat toko sovenir dan juga kamar kecil. dan lihat apa yang aku temukan di toko sovenir itu
aku belum sempat membacanya, tapi aku harap buku itu bermaksud untuk mempromosikan keindahan Indonesia pada turis-turis mancanegara yang sedang berkunjung ke sini. sampai di eskalator ke dua , yang ini menuju "macau Musium "
Dari saat kamu masuk, kamu bisa merasakan nuansa klasik kebaratan
dilantai ini pula kamu bisa membeli tiket masuk ke dalam " Macau Museum " Tiket: anak-anak (di bawah 11 tahun), orang tua (lebih dari 60 tahun) dan siswa - $8 MOP orang dewasa - $15 MOP, tiket masuk gratis pada tanggal 15 setiap bulan.
masih ada satu eskalator lagi untuk menuju atas yaitu puncak dari " Monte Forte" atau jika kamu masuk melalui " Macau Museum" disitu terdapat pintu keluar tanpa harus naik eskalator. dan sebelum kamu melihat pemandangan luar alangkah cantiknya jika kamu mengambil beberapa cap stempel sebagai kenang-kenang kalau kamu pernah ke " Macau Museum "
banyak pesona yang luar biasa disini, setiap sudut mempunyai keindahan tersendiri. ini adalah identitas dari bangunan " Macau Museum "
disini juga ada beberapa pohon-pohon besar yang rindang
disekeliling taman ini juga ada banyak meriam, meriam yang mengarah kebeberapa penjuru
siapkan peluru....
karna kita akan mencoba untuk mengebom lisboa, hehehheheheh cuma becanda.... karna meriam ini sudah tidak aktif.
lonceng tua
disini ada banyak bangku dari batu untuk para wisatawan beristirahat,
ada beberapa pintu keluar menuju bagian tengah dan bawah Monte Forte,
ini jalan menuju kebawah , terletak bagian depan di bawah juga terdapat cafe kecil, dan juga ada kamar kecil. disitu pula menjadi salah satu pintu masuk menuju Monte Forte.
disini adalah bagian tengah Monte Forte, orang lokal biasanya menggunakan untuk berjoging atau jalan santai. jalan ini hanya memutar mengelilingi Macau Museum,
kamu bisa ikuti jalan semula untuk kembali ke awal kita memulai perjalanan ini, disana kita akan turun menuju Largo do Senado (Senate Square) atau yang lebih di kenal dengan kata " San Malo " selama perjalanan kesana kita masih bisa menemukan tempat-tempat yang bersejarah bagi Macau . Tunggu perjalanan selanjutnya