Kita kembali lagi ke taman ya ....
Rabu, 05 November 2014
Camoes Garden and Grotto
Assalamualaikum, apa kabar pembaca,perkenakan nama saya Nurma, gadis kampung yang sedang merantau ke negri Cina, dan tepatnya di Macau.
Macau itu kawasan kecil di bandingkan dengan Indonesia, tapi buat aku Indonesia tetap nomer satu dihati meskipun tetep nggak bisa bohong bahwa keindahan, kedamaian dan keramahan yang Macau tawarkan membuat aku betah disini.
Meski Macau adalah kawasan kecil tetapi, Macau mempunyai banyak ruang terbuka hijau. Macau mempunyai banyak taman dan setiap taman mempunyai berbagai fasilitas, keunikkan dan keindahan tersendiri. Dan inilah yang ingin aku ceritakan disini tentang keindahan-keindahannya.
Dan ini perjalanan kita yang pertama, kita mulai dari tempat terdekat dari tempat tinggaku.
Camoes Garden and Grotto, orang local menyebutnya “ pakap jau Kung Yun “ anak-anak Indonesia mengartikannya “ Taman Pakap Jau “.
Pakap yang berarti burung dara, kabarnya taman ini dulunya adalah kebun seorang pedagang portugis yang kaya dan memelihara banyak burung dara. Setelah Ia meninggal kemudian tanahnya di wariskan ke pemerintah. Dan ini termasuk salah satu taman tertua di Macau.
Jika kamu datang di sore yang cerah, akan sangat terlihat keunikan dan keramahan disini.
Kamu bisa datang kesini menggunakan bis no 8A, 18, 18A, 19, 26, dan 17, atau jika kamu pernah ke gereja tua , ikuti saja jalan disebelah kiri, perjalanan kurang lebih 10 menit. Diarea depan ini ada banyak tempat duduk, di sebelah kiri ada air terjun kecil
dan di sebelah kanan tidak jauh disana ada makanan fast food Mc Donald, dan di sekitar Mc Donald ada banyak permainan untuk anak-anak sampai dewasa, ada bowling, ice skyting, mandi bola, lempar bola basket, dan lain sebagainya. Pokoknya macam-macam banyak deh…
Kita kembali lagi ke taman ya ....
Dari pintu depan, kamu akan menyaksikan pemandangan dari balita hingga manula, balita yang sedang berlatih berjalan, orang dewasa yang sedang berolahraga, atau para manula yang sedang berlatih menyanyi dan bermain musik tradisional.
Jika kamu beruntung ditempat ini juga sering diadakan bazar, atau berbagai pertunjukan,
saat kamu mengikuti jalan lembut naik, kamu akan merasakan kesejukan, dan keasrian alam.

Dan saat kamu mencapai puncak, kamu akan menemukan gua dengan sebuah patung yaitu patung penyair terkenal “ Luis de Camoes “.
Taman ini didedikasikan untuk mengenang beliau. Luis de Camoes lahir di abad ke-16 dengan karakter warna-warni. Seorang penyair yang berbakat dan romantis, seorang musafir yang menjelajahi bagian India, seorang tentara yang kehilangan matanya dalam pertempuran dan seorang jagoan yang diasingkan tidak sekali tapi dua kali ( dari Portugal ke gua, dan dari sana ke Macau). Os Lusiadas “ The Lusiads “ diterima secara luas sebagai karya terbesar Cameos. Cameos meninggal di usia 56 tahun, pada tanggal 10 juni 1580 dan 10 juni dimana Cameos meninggal di peringati sebagai hari nasional Portugal.
di belakang patung ada terdapat bangku-bangku untuk duduk sambil menikmati alam yang tenang.
dan di depan gua mengarah bukit berhutan ke kasebo cina, dengan meja-meja dan kursi batu dimana kita melihat orang bermain catur.


Candi dan tempat ibadah daerah, dapat diakses dengan berjalan keluar dari belakang taman dan di sepanjang lereng barat. Disini kamu bisa menemukan beberapa struktur candi menarik dihiasi patung singa dan item ibadah lokal lainnya.

patung Sun Go Kong yang berdiri gagah
apa kalian ingat drama " Perjalanan menuju kebarat untuk mengambil kitab suci "
nah disini ada patung nya untuk di sembah.
ada patung Sun Go Kong, Biksu Tong, Cu Pat Kai dan wu cing disini ada patung nya untuk di sembah.
di bagian bawah juga masih ada tempat ibadah lokal

kita kembali lagi ke atas,
Taman ini seperti bukit kecil, hingga jalan nya berkelok-kelok.

Dan di sela-sela jalan, kamu akan menemukan batu-batu besar seperti sebuah gua, itu sebabnya kenapa nama taman ini Camoes Garden and Grotto. Grotto yang berarti gua.

sebelum kita turun kebawah masih ada batu besar. dimana kita bisa naik ke atas nya

dan ini pemandangan dari atas
oke, kita turun lagi, dibawah masih ada tempat bermain anak-anak dan juga perpustakaan
lihatlah, meski hari gerimis, tetapi warga masih ada yang berlatih di taman
ini juga pemandangan yang cukup bagus, air terjun dari atas batu.

kita hampir sampai ke bawah,

sampailah kita ke bawah. disini ada perpustakaan dan tempat bermain anak-anak.
lapangan badminton kecil,

perpustakaan ini untuk umum, bahkan balita pun ada tempat tersendiri disana

di ujung masih ada tempat ibadah lokal,



SARAN saya:
1. Pastikan untuk sampai di sana selambat-lambatnya 16.00 untuk memberikan waktu mengekplorasi, pengalaman, menikmati tempat, dan untuk membawa pergi foto atau video film.
2. Hanya duduk –duduk di bangku-bangku taman dan membiarkan lingkungan yang tenang membuatmu merasakan ketenangan meresap ke dalam juwa.
3. Jangan malu atau sungkan jika ingin bertanya dengan warga setempat, hanya pastikan bahasa bisa di pahami mereka. Biasakan mengucapkan terimakasih setelah bertanya, bahasa kantonisnya “ em koi sai “ .
Oke,…. Bang yau. Perjalanan berakhir disini dulu ya, lain kali kita lanjut keliling Macau.
Perjalanan selanjut nya ke Ruins of St. Paul's Cathedral atau Gereja tua.
Kita kembali lagi ke taman ya ....
Langganan:
Postingan (Atom)