Senin, 17 November 2014

Macau Museum ( Museo de Macau ) and Monte Forte (Fortaleza do Monte)

The Museum of Macau, dibuka pada tahun 1998, terletak di Monte Fort, menghadap Ruins of St. Paul's Cathedral . kamu dapat mencapai pintu masuk dengan belok kiri dari Ruins of St. Paul's Cathedral.
Selain itu, Museum dibangun di dalam benteng kuno, pada awal abad ke-17 ketika Yesuit membangunnya. Saat itu, Ruins of St. Paul's Cathedral tidak dianggap reruntuhan. Itu adalah sekolah, St. Paul College, hanya sebelah benteng. Sekolah ini dianggap sebagai universitas model barat yang pertama di Asia.
The Ruins of St. Paul's Cathedral adalah apa yang tersisa dari reruntuhan gereja. Perguruan tinggi tersebut berhubungan dengan gereja, yang memiliki nama yang sama. dan Ruins of St. Paul's Cathedral sisa-sisa gereja, menjadi tempat wisata yang terkenal dan identitas bagi Macau.
untuk segera sampai Macau Museum, kamu bisa lewat sebelah kiri jalan
Namun jika saat kamu berjalan naik ke Ruins of St. Paul's Cathedral ( Gereja tua ) pasti terasa melelahkan kamu bisa beristirahat sejenak di Monte Forte sambil menikmati pemandangan alam yang asri, kamu bisa ambil arah sebelah kanan, dan saat kamu melangkah maju kedepan kamu bisa melihat patung " Father Matteo Ricci "
Matteo Ricci lahir pada 1552 di Macerata, bagian dari Negara-negara Kepausan,Ricci mulai teologi dan hukum belajar di sebuah sekolah Jesuit Romawi. Ia masuk urutan 1571, dan pada 1577 ia diterapkan untuk ekspedisi misionaris ke India. Perjalanannya dimulai Maret 1578 di Lisbon, Portugal. Ia tiba di Goa, Portugis Colony, pada bulan September 1578. Empat tahun kemudian, ia dikirim ke Cina...... setelah itu kita bisa melewati jembatan kecil,
jika kamu datang saat musim panas, dijamin kamu akan merasa sejuk saat masuk kedalam, disinilah kamu bisa beristiraha sejenak, duduk-duduk sambil menikmati pemandangan alam
meski tempat ini terkesan sebagai tempat wisata, tetapi orang lokal masih bisa menggunakan tempat ini sebagai tempat olahraga, bermain saja atau sekedar tempat duduk-duduk untuk temu janji
jika kamu berjalan sampai di ujung, kamu akan menemukan anak tangga menuju ke atas, bagian luar Macau museum, dan bagian puncak Monte Forte.
jika kalian ingin mencoba silahkan saja, tapi perjalanan ini akan kembali ke awal perjalanan untuk sampai " Macau Museum "
Perencanaan untuk konstruksi dan pembangunan Museum of Macau dimulai pada bulan April 1995 Namun, pembangunan Museum Macau baru dimulai pada September tahun depan, 1996. Dan akhirnya, diresmikan pada 18 April tahun 1998, tepat 3 tahun setelah perencanaan. Luas total museum adalah 2.800 meter persegi dari yang sekitar 2.100 meter persegi ruang pameran. Ini tidak mudah untuk tersesat di Museum of Macau, tidak seperti museum lainnya. Pengunjung dapat memiliki banyak waktu menavigasi di dalam museum dan melihat interaktif dan salah satu dari jenis pameran. untuk sampai keatas kita akan menaiki dua eskalator.
didepan eskalator ada cafe kecil disana jika kamu merasa capek ingin minun atau makan dengan santai, kamu bisa mencobanya. atau kamu ingin sekedar membeli makanan yang tersedia untuk dibawa keluar, disana ada bak pau, dengan berbagai rasa
dilantai itu juga ada terdapat toko sovenir dan juga kamar kecil. dan lihat apa yang aku temukan di toko sovenir itu
aku belum sempat membacanya, tapi aku harap buku itu bermaksud untuk mempromosikan keindahan Indonesia pada turis-turis mancanegara yang sedang berkunjung ke sini. sampai di eskalator ke dua , yang ini menuju "macau Musium "
Dari saat kamu masuk, kamu bisa merasakan nuansa klasik kebaratan
dilantai ini pula kamu bisa membeli tiket masuk ke dalam " Macau Museum " Tiket: anak-anak (di bawah 11 tahun), orang tua (lebih dari 60 tahun) dan siswa - $8 MOP orang dewasa - $15 MOP, tiket masuk gratis pada tanggal 15 setiap bulan.
masih ada satu eskalator lagi untuk menuju atas yaitu puncak dari " Monte Forte" atau jika kamu masuk melalui " Macau Museum" disitu terdapat pintu keluar tanpa harus naik eskalator. dan sebelum kamu melihat pemandangan luar alangkah cantiknya jika kamu mengambil beberapa cap stempel sebagai kenang-kenang kalau kamu pernah ke " Macau Museum "
banyak pesona yang luar biasa disini, setiap sudut mempunyai keindahan tersendiri. ini adalah identitas dari bangunan " Macau Museum "
disini juga ada beberapa pohon-pohon besar yang rindang
disekeliling taman ini juga ada banyak meriam, meriam yang mengarah kebeberapa penjuru
siapkan peluru....
karna kita akan mencoba untuk mengebom lisboa, hehehheheheh cuma becanda.... karna meriam ini sudah tidak aktif.
lonceng tua
disini ada banyak bangku dari batu untuk para wisatawan beristirahat,
ada beberapa pintu keluar menuju bagian tengah dan bawah Monte Forte,
ini jalan menuju kebawah , terletak bagian depan di bawah juga terdapat cafe kecil, dan juga ada kamar kecil. disitu pula menjadi salah satu pintu masuk menuju Monte Forte.
disini adalah bagian tengah Monte Forte, orang lokal biasanya menggunakan untuk berjoging atau jalan santai. jalan ini hanya memutar mengelilingi Macau Museum,
kamu bisa ikuti jalan semula untuk kembali ke awal kita memulai perjalanan ini, disana kita akan turun menuju Largo do Senado (Senate Square) atau yang lebih di kenal dengan kata " San Malo " selama perjalanan kesana kita masih bisa menemukan tempat-tempat yang bersejarah bagi Macau . Tunggu perjalanan selanjutnya

Kamis, 06 November 2014

Ruins of St. Paul's Cathedral

Assalamualaikum bang yau, apa kabar ? Bagaimana menurut kalian Camoes Garden ? Keren kan ??? okey,.... aku akan lanjutkan perjalanan kita untuk keliling Macau. setelah kita melihat-lihat Camoes Garden, kita akan melanjutkan ke jantung utama pariwisata nya Macau. Karna, kalau kamu datang mengunjungi Macau tapi belum kesini, itu sama artinya kamu belum pernah ke macau. " Ruins of St. Paul's Cathedral " atau yang lebih di kenal dengan " Broken Church " dan orang lokal memanggilnya " Tai samPa " dan anak-anak Indonesia memanggilnya " Gereja Tua " Untuk sampai ke gereja tua, ada banyak alternatif untuk sampai kesini,seperti naik bis umum, anda harus berjalan kaki dari sanmalo untuk sampai kesini, atau naik bis pariwisata gratis, seperti Lisboa, Emperor, Ponte 16, dan kamu juga tetap harus berjalan menuju ke gereja tua, atau jika kamu bingung, bisa saja naik taxi. Tapi karna perjalanan saya dari Cameos Garden, aku akan memulai perjalanan ini dari sana. setelah puas menikmati keindahan Camoes Garden, kita keluar lagi ke pintu utama untuk menuju gereja tua. setelah sampai di depan apa salahnya kalo kita mampir sebentar ke taman sebelah, ya persis di sebelah Camoes Garden, hanya saja taman ini lebih kecil, yaitu Casa Garden
Taman Casa termasuk dalam koleksi atraksi yang tercantum di bawah "Pusat Sejarah Macau" Situs Warisan Dunia UNESCO. Villa indah dengan taman sekitarnya dibangun sebagai tempat tinggal musim panas seorang pedagang Portugis kaya dan kemudian disewakan kepada Perusahaan India Timur. Saat ini dimiliki oleh Fundação Oriente, sebuah organisasi di seluruh dunia yang berbasis di Portugual yang lokal bekerja untuk meningkatkan kekayaan budaya dan seni. Yayasan ini menggunakan bangunan untuk pertemuan, pameran dan acara sosial.
bangunan itu sendiri tidak terbuka untuk kunjungan umum. Namun, Anda dapat berkeliaran di sekitar taman langsung di depan gedung.dan sayang nya sulit untuk mengunjungi karena ditutup pada hari Sabtu, Minggu dan hari libur umum. disamping Casa Garden juga terdapat gereja bagi umat kristen protestant
okey.... kita pergi ke tujuan utama kita, Dari Comeos Garden and Grotto menuju Ruins of St. Paul's Cathedral kita bisa berjalan kaki saja, karna selama perjalanan kita masih bisa menemukan tempat-tempat yang indah untuk diabadikan. Dari pintu depan taman kita bisa menyeberang tak jauh dari sana akan terlihat sebuah gereja dan dalam bahasa inggrisnya " St Anthony’s Church " dan bahasa Portugalnya " Igreja de Santo António ". orang lokal menyebutnya " Fa Vong Tong " Di Macau ada banyak gereja, dan ini salah satu gereja tertua di Macau.
Gereja ini sangat tua karna di bangun pada tahun 1638, dan beberapa kali di robohkan, tapi akhirnya di bangun lagi.
Kamu ikuti saja jalan besar itu, karna sepanjang perjalanan menuju gereja tua kita akan melihat banyak toko-toko yang dipenuhi menjual seperti barang-barang antik, mebel reproduksi, patung keramik indah dan tembikar.
Saat mendekati sampai digereja tua, disebelah kiri jalan kita akan melihat kuil tua yang diberi nama " The Na Tcha Temple " bahasa Portugise nya " Templo Na Tcha " adalah kuil agama rakyat cina di Macau yang di dedikasikan untuk menyembah dewa Na Tcha ( jadi inget waktu kecil suka nonton drama Na Tcha, anak kecil berbaju merah, rambut di gelung dua, dan dipasang pita )
jika kamu melewati jalan ini, kamu akan langsung sampai di puncak gereja tua, tapi perjalanan ini mengikuti jalan utama untuk mencapai puncak Broken Church. dan sampailah kita, siapkan tenagamu ayo.... Semangat !!!!!!!karna kita harus menaiki beberapa anak tangga.
Gereja tua menawarkan pesona yang mengundang decak kagum. pemandangan inilah yang menjadi daya tarik tersendiri yang memikat para wisatawan asing. jika kamu datang kesini , kamu bisa mengekplorasi setiap sudut-sudut nya. lihatlah kebawah tempat ini sangat di penuhi para wisatawan dari berbagai negara
dan ini pemandangan dari belakang
Dan dibawah terdapat musium kecil sisa-sisa reruntuhan dari gereja ini, pada masa itu gereja ini menjadi gereja terbesar, pernah terjadi kebakaran namun di bangun kembali.
didalam musium tidak diperbolehkan mengambil gambar. dihalaman dalam gereja tua juga terdapat beberapa foto masa lampau gereja ini, tapi cukup sulit jika ingin mengambil gambar yang bagus, dikarenakan terlalu banyaknya wisatawan yg ingin berfoto.
setelah selesai melihat-lihat sekitar gereja, kita akan lanjutkan ke " The Na Tcha Temple "
menurut kisah populernya. Na Tcha adalah anak ke-3 dari Ling Jing, jenderal kota Cheng Tan Guan. ibunya hamil selama 3 tahun. ketika ia masih muda, ia akan bermain di laut dan secara tidak sengaja, ia membunuh anak naga laut timur, setelah itu ia menjadi terdakwa dan harus memotong daging dan tulang-tulangnya untuk memberikan kembali kepada orang tuanya.Dewi Tai Yi Zeheng Ren menggunakan daun dari bunga teratai untuk menciptakan sebuah badan baru untuk Na Tcha. Na Tcha menjelma menjadi salah satu pejuang terbesar dari kaisar langit, memanfaatkan tombak di salah satu tangannya dan roda di kakinya terbuat dari api, serta gelang qian-kun dalam pelukannya dan strip di nya dada. sangat persis di film yang slalu aku lihat saat aku kecil. dan ini beberapa foto di musium dan beberapa peninggalan The Na Tcha Temple
wow.... sangat mengagumkan bukan ??? orang-orang yang menghargai sejarah di negaranya berusaha menjaga, bahkan sesuatu yang kuno itu kini menjadi pusat pariwisata. alangkah baik nya kita pun begitu, berusaha menjaga apa-apa yang kita miliki, seperti Candi Borobudur, Candi Prambanan, dan yang lainnya.setiap orang harus mempunyai peran menjaganya. CATATAN PENTING : 1. Gunakan pakaian dan alas kaki yang nyaman, apa bila kamu seorang wanita yang feminim tetap saja high heels tidak lah cocok disini. 1. jika kamu ingin pergi ke kamar kecil, saat di anak tanggak menghadap ke gereja tua, lihatlah sebelah kanan jalan disana tempatnya. semoga perjalanan mu menyenangkan... kisah ini masih bersambung, nantikan episode selanjutnya.aku akan bawa kamu lagi ke " Macau Museum "